Tidal Wave – Haeundae


Disutradara Yoon Je-kyoon

Studio Doosaboo Film

Distributor CJ Entertainment

Rilis 22 Juli 2009

Negara dan Bahasa Korea

Resensi

Semenanjung Korea dengan Haeundae menarik jutaan pengunjung setiap tahunya. Ini adalah kisah tentang tragedi yang mengemparkan, semngat yang membara, pengorbanan yang menyakitkan dan kisah cinta yang mengharukan. Cerita diawali ketika Man-sik dan Ayah Yeon memancing disamudera Hindia pada masa lalu hingga terjadilah tragedi tentang matinya Ayah Yeon karena gempa yang diikuti Tsunami.

Kini, Yeon-hee harus hidup sebatang kara dengan berjualan restoran di tepi Haeundae dan selama ini Man-sik lah yang merawatnya. Geologist Kim Hwi melakukan sebuah rapat tentang berita darurat adanya kemungkinan mega-tsunami yang akan terjadi di Korea. Peserta rapatpun tidak ada yang percaya dengan penjelasan Kim Hwi. Selesai rapat, tidak disangka Kim bertemu dengan mantan istrinya, Yoo-jin yang sedang mempersiapkan sebuah pameran di Busan. Anak mereka pun kini telah besar, seorang perempuan yang sampai saat ini dia belum tahu bahwav Kim Hwi adalah ayah kandungnya.

Cerita berlanjut di pantai saat Hee-mi, mahasiswa Seni dari Seoul  tidak sengaja terjatuh dari kapal pesiar. Sontak saat itu, Hyeong-sik seorang penjaga pantai menyelamatkannya namun harus meninggalkan luka di muka Hee-mii. Setelah sadar, Hee-mii sangat marah atas penyelamatan Hyeong-sik yang mengakibatkan memar di wajahnya. Ia pun akhirnya meminta pertanggungjawaban Hyeong-sik dengan mengganggunya dengan mengikutinya di hari-harinya. Namun tak disangka, cinta mulai tumbuh diantara mereka.

Man-sik yang akhirnya jatuh cinta dengan Yeon-hee kemudian mencoba melamarnya di pesta kembang api musim tersebut. Yeon-hee hanya menjawab bahwa jika ada pita merah menggantung di restorannya maka dia bersediamenerima lamaranya. Setelah hari itu, Man-sik tidak melihat pita merah tersebut. Ternyata, Dong-Choon menceritakan peristiwa meninggalnya ayah Yeon-hee.

Saementara itu, pemberitahuan Kim Hwi bahwa Laut Jepang menampilkan aktivitas gempa yang mirip pada peristiwa Tsunami Samudera Pasifik tahun 2004 lalu. Ketakutan Kim Hwi pun benar, Badan Pencegahan Bencana mengumumkan bahwa akan terjadi Mega-Tsunami yang mulai menuju Korea dengan kecepatan 500 Mil per jam kearah Haeundae. Hanya ada waktu 10 menit Mega Tsunami mencapai Haeundae.  Kim Hwi lantas mengabari Yoo-jin untuk segera lari, namun Yoo-jin terjebak di lift dan dia meminta tolong Kim Hwi untuk menjemput anaknya.

Laut mulai surut dari pantai, menyebabkan histeria massa di pantai sebagai orang menyadari bahwa tsunami akan datang.  Ratusan orang berlari menuju ketingian, tetapi Tsunami segera mencapai Haeundae. Jalan-jalan muali terhantam kuatnya gelombang, meruntuhkan bangunan. Sedangkan mobil yang melintas di jembatan Gwangan tersapu oleh Tsunami. Sebuah sengatan listrik mematikan puluhan orang disepanjang jalan kota. Man-sik dan Yeon-Hee akhirnya selamat dari tragedi tersebut.

Sementara itu, sebuah kapal kargo besar menempel di Jembatan Gwangan. Dong-Choon yang selamat kemudian menyesali nasibnya. Dia kemudian menyulut rokok yang akhirnya disadari bahwa kargo tersebut membawa minyak bumi. Sebuah ledakan raksasa pun terjadi. Dong-Choon tetap selamat dari maut tersebut.

Sementara di laut, Hyeong-sik melompat dari helikopter untuk menyelamatkan Jee-mi dan temannya. Hyeong-sik yang menyadari bahwa tali pengangkut hanya mampu menarik 2 orang menmbuatnya kalap. Di akhir penyelamatan tali ternyata tidak mampu mengangkat 2 orang. Setelah berpikir keras, Hyeong-sik memutuskan untuk menjatuhkan dirinya kelaut. Dia pun amti dalam tragedi tersebut.

Yoo-jin menyadari bahwa lift tersebut telah penuh terisi akhir, dengan cepat dia pun menelepon anaknya untuk mengucapkan kata terakhir dan memberitahukan bahwa Kim Hwi adalah Ayahnya. Namun ternyata Yoo-jin berhasil diselamatkan oleh seseorang. Dia pun akhirnya bertemu puterinya dan mantan suaminya. Dengan cepat mereka menolong puterinya untuk menaiki helikopter penyelamat.

Di atas gedung, terlihat terjadi Tsunami susulan. Mereka pun saling emminta maaf atas perbuatan mereka menelantarkan anaknya. Akhir cerita, seluruh warga melakukan upacara penghormatan terakhir bagi penyelamat yang tewas atas keberaniannya membantu sesama. Di tempat lain Yeon-hee yang membersihkan ppung-puing menemukan pita merah tersebut. Epilog dari cerita ini memberikan banyak ahrapaan baru akan tragedi bencana.

Pendapat

Film tragedi biasanya hanya menyuguhkan kegerian sebuah bencana. Namun tidak dengan film ini. Haeundae mampu mengantarkan tentang kepedihan mendalam, pengorbanan luar biasa, sebuah bukti cinta dan kisah dibalik semua itu. Dibalut denagn sinematografi yang bagus dan background musik yang menyayat hati. Film ini mampu menjadi salah satu film bencana sepanjang masa yang akan mengingatkan kita tentang Tsunami. Sayang, ada beberapa sketsa yang serasa tidak perlu ditampilkan. Jauh dari itu semua, film ini cukup bagus untuk ditonton.

Pemain

  • Sol Kyung-gu – Choi Man-sik
  • Ha Ji-won – Kang Yeon-hee
  • Park Joong-hoon – Kim Hwi
  • Uhm Jung-hwa – Lee Yoo-jin
  • Lee Min-ki – Choi Hyeong-sik
  • Kang Ye-won – Kim Hee-mi
  • Kim In-kwon – Oh Dong-choon

One Comment Add yours

  1. I made arif wardana says:

    Film ini menginspirasi masyarakat dunia! I love tidal wave korean drama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s