Life?


The right (assumption of) man on the right place

Haha, kalau catatan yang ini hanya iseng-isengan sebenarnya. Saya ingin bertanya kepada teman-teman, pernah tidak kalian merasa ada yang kurang dari hidup atau sebenarnya hidup ini apa? Inilah yang kadang sering mengusik dalam pikranku.

Saya termasuk orang yang terlalu bnayak bertanya. Dalam catatanku sebelumnya, saya telah menyinggung tentang pertanyaan dan bagaimana kita bisa menilai kecerdasan orang dari kualitas pertanyaannya. Ya, saya sering bertanya dalam pikiranku. Saya merasa hidupku ada 2 sosok yang selalu mebersamai, pertama ‘aku’ dan kedua adalah ‘pikiranku’.

Seringnya saya kemudian menanyakan kepada ‘pikiranku’ yang tak sama baiknya dengan ‘aku’. Apakah hidup sebenarnya? Apakah hidup sekedar peluang dengan nasib yang melempar dadu acak? Ataukah hidup ini sama sekali absurd, tanpa arah tanpa bentuk, atau bagaikan amoeba yang berjalan zigzag tak menentu? Atau bila asumsi Tuhan  itu adil, maka penciptaan haruslah acak. Entahlah, saya pun tak tahu.

Atau asumsiku yang terakhir dan mutakhir untuk menyelesaikan pertanyaan ini adalah bahwa sangat sukar mengetahui kehendak Tuhan. Dan Dialah satu-satunya yang mengerti rahasia kehidupan ini. Pertanyaan terakhir, Apakah sebenarnya kita benar-benar sedang hidup?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s