Story Of Great Life (2) – Benang Abu-abu


Seperti biasa, disepertiga terakhir malamlah yang sering mengingatkanku pada banyak hal. Dan malam ini (26/5) kutemukan lagi beberapa mozaik dari catatan-catatan hidupku ditahun-tahun yang lalu.  Kucoba untuk membuka secara acak lembar itu hingga kutemukan beberapa kisah.

Malam ini, kumulai dengan mengangat lagi Bahasa Hangeul yang dulu pernah saya pelajari sewaktu SMA. Setelah beberapa kali kuingat consonant dan Vowelnya, pikiranku terlintas pada beberapa lembar berikutnya tentang catatanku.

Ini adalah kisah tentang mereka yang menemukan hidup dari kematian. Dan saya, adalah saksi bagaimana itu semua terjadi. Mereka adalah keluarga yang menurutku sangat sempurna. Tapi, siapa sangka dalam kisah itu terselip banyak duka mendalam. Terangkai menjadi kisah yang terukir pada bagian dalam hatiku.

Ini adalah kisah tentang Benang Abu-abu Ibunya.

Saya ingin memulainya dengan sebuah pertanya. Apa yang sebenarnya diinginkan oleh seorang Ibu terhadap anak-anaknya? Entah, saya pun tak tahu pasti. Hati Ibu bagaikan sebuah serat benang yang sulit kita lihat. Dan disinilah kisah itu dimulai.

Ini adalah pertengahan bulan Februari di masa lalu. Ketika semua sibuk dengan kehidupanya. Maka, pemuda ini menyisakan hidupnya untuk ibunya. Selalu setiap penyambutan malam, ia mulai membacakan doa-doa dari hati yang penuh ketulusan. Hingga suatu hari, malam itu. Langit tak mengizinkan sebuah doa terlontar lagi. Mungkin, dia telah cukup mendapatkan pujian-Nya disetiap malam. Atau kebetulan atau tidak, semua ini harus diakhiri.

Apa yang lebih indah dari sebuah kematian? Sebagian orang akan tidak sepakat dengan pertanyaan ini. Namun, malam itu saya mengerti kenapa Kematian begitu berarti bagi sebagian orang. Kematian menjadi hal yang ditunggu untuk terkabulkan. Dengan kematian, mungkin akan membuat mereka lebih senang. Tapi, nyatanya kadang kita tidak menyadarinya.

Kematian? Sadar atau tidak, itulah proses normal dalam kehidupan. Dan disini saya menemukan sisi indah dari kehidupan. Pernahkah kmudian kita  memikirkan hidup untuk bahagia, atau agar hidup membuat kita menjadi seorang pejuang yang sebenarnya.

Sejak kematian ibunya. Saya hanya duduk untuk melihat semua ini berjalan dengan mudah. Nyatanya, sebagian dari mereka tak mampu merelakanya. Tapi tidak bagi pemuda ini, peluh airmata tak sedikitpunku lihat. Hari ini saya belajar untuk tegar dalam kehidupan. Dan baru-baru ini saya sadar bahwa kematian bukanlah sebuah akhir kehidupan.

Saya merasa malu ketika malam itu ingin meneteskan air mata. Bagaimana saya harus melakukan sepicik itu ketika saya tahu bahwa dia akan hidup damai dialam berikutnya. Bagaimana kita harus menangis mendengar kebahagiaan itu. Mereka mengajarkan kepada saya bagaimana memaknai kematian.

Tak kan pernah kulupakan malam itu, malam pertama yang mengubah hidupku menjadi malam panjang pencuri hatiku.

Tak kan pernah kulupakan wajah itu yang menjelma menjadi kobaran semangat dibawah langit yang membisu.

Tak kan pernah kulupakan bisunya malam yang seakan memberikan risalah sepanjang masa.

Tak kan pernah!!

Hingga dibanyak kematian. Saya hanya menyakinkan diri bahwa yang mati akan hidup kembali, bahwa yang hidup akan segera dimatikan dan bahwa mereka yang hidup harus melanjutkan hidupnya. Dan lebih dari semua itu, kematian memberikan sebuah arti mendalam untuk mengetuk hati kita. Bahwa kematian menyemai cinta baru yang lebih indah.

Saya menyakini Tuhan, mempercayai setiap peristiwa manusia dan saya tinggal dengan ilusi bahwa setiap orang akan diwarisi sebuah percikan kesadaran hidup dan kematian. Keyakinan tersebut membawa saya pada sumber dari segala sebab yang lebih besar.

Bersambung….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s