An Interview is a Love Story


Saya yakin kemudian banyak yang akan bertanya kenapa judul tulisanku yang ini “An Interview is a Love Story?”. Ya karna saya yakin bertanya adalah hal terindah yang membuat cerita-cerita yang ingin kita ukir menjadi lebih baik.

Oke, mari kita serius. Pasti sepakat ketika keberlangsungan hidup seseorang banyak bergantung pada kemampuanya mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan jawaban yang diperlukan. Walaupun saya yakini, dalam komunikasi manusiapun sering terjadi selisih pengertian, pemutarbalikan kenyataan, ketidaklengkapan informasi sampai pembohongan.

Dalam bertanya baiknya kita harus memberikan rasa empati, partisipasi dan observasi. Kenapa? Dalam konteks ini, empati adalah bentuk keikutsertaan kkita merasakan apa yang dirasakan oleh orang yang kita tanyai (narasumber). Demikian partisipasi, sering dalam bertanya kita juga harus mampu ikut serta dalam kegiatan yang kita tanyai. Bagaimana kita akan berempati ketika kita juga tidak tau bagaiamana perasan sebenarnya yang kita tanyai, walaupun sering kali kita telah mendapatkan pengalaman empirik yang sama. Dan yang terakhir adalah observasi, bagaimanakita harsu bisa mengamati setiap pertanda yang kelihatan dari luar – bukan hanya visual- yang dapat membantu kita bisa mengerti sikap manusia.

Kenyataanya kadang kita kurang berani bertanya atau malah tidak mampu melakukan observasi.  Yang kita butuhkan adalah seberapa besar kita mengandeng rasa ingin tahu tersebut dan keberanian untuk mengejar jawaban.

Ingat pepatah Cina, bahwa yang bertanya hanya bodoh selama lima menit, yang tidak bertanya menjadi bodoh selamanya. Atau kita bisa mengutip kata-kata Voltaire (abad 17) : Kita bisa menilai seseorang bukan dari jawaban-jawabanya, tetapi dari pertanyaan-pertanyaanya.  Kalau di Indonesia seringnya digunakan Malu bertanya sesat dijalan.

Nah, bagaiaman sob? Yang jelas saya hanya ingin menekankan bahwa pertanyaan yang baik bukan hanya ketika kita berhasil melontarkan pertanyaan tapi bagaimana kita sebenarnya mengerti dari pertanyaan yang kita ajukan. Filsafat itu penting agar kita lebih mengerti. Dan sebenarnya inti dari tulisan ini adalah mengajak sobat sekalin untuk belajar sedikit tentang filsafat yang saya yakin akan membuat kita lebih mencintai filsafat dan seluruh ilmu yang ada.

Ditulis setelah berkumpul dengan kelompok PKM, ini untuk kalian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s